Yandi Pimpin Sidang Hujan Interupsi Lewat

Bima, Harian amanat.com,-  Politisi Partai Golkar Muhammad Putra Ferryandi, S.IP,  yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten  Bima.  Memimpin langsung Sidang Laporan Pertanggung  Jawaban  APBD 2019 oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE.senin 15 juni 2020, di Gedung DPRD Kabupaten Bima.

Ketua DPRD  yang masih berumur 25 tahun ini, menunjukan kualitasnya sebagai Pemimpin sidang sekaligus sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima, hal itu terlihat saat mengendalikan sidang  yang diwarnai beberapa kali interupsi dari anggota Dewan yang hadir

Meski tergolong  muda, Pria yang lahir 14 Desember 1995 ini, berhasil meraih 4000-an suara pada pemilihan legislatif pileg  2019 Dapil I Kabupaten Bima,  baginya dunia Politik tidak terlalu asing, sebab, Yandi merupakan anak istimewa, ayahnya  almahrum H. Ferry  Zulkarnain adalah Bupati Bima, dan Ibunya Hj. Indah Dhamayanti  Putri, juga Bupati Bima .

Sebelum terjun kedunia politik , Yandi dididik almarhum ayahandanya untuk menjadi Politisi, oleh karenanya Yandi mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan pada  Universitas  Pajajaran Bandung.

Dan untuk soal memimpin sidang, bahkan menghadapi hujan interupsi  bukan pekara baru, karena hal itu sering dialaminya di kampus Univesitas pajajaran bandung saat memimpin diskusi di jurusannya.

Kesigapannya dan pemahamannya  yang mendalam atas UU dan aturan Tatib Dewan dalam  persidangan, membuatnya mampu  memimpin sidang dengan lancar walaupun ada  hujan interupsi disampaikan Edi Mukhlis  dan beberapa anggota Dewan lainnya. “ sesuai aturan dan UU yang  berlaku, bahwa  interupsi atau saran saat pembacaan Laporan bisa diabaikan, silahkan di perdalam dan disampaikan pada sidang fraksi atau komisi, “ ujarnya menjawab Interupsi Dari Duta Nasdem   yang ingin mendapatkan jawaban langsung dari Bupati Bima atas  pertanyaanya.

Caranya menjawab dalam persidangan itu mendapat simpati dan tepukan riuh dari para undangan yang hadiri oleh ForkoPimda, Opd dan Undangan lainnya.( 045)—-Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan Semesta Alam. QS.Asy Syuara. Ayat 164.———