Marquez Tetaplah Tersenyum Untuk Mandalika Indonesia

HARIAN AMANAT, MANDALIKA LOTENG.

Kecepatannya secepat angin, Derunya ibarat mesiu, melesat bagai kilat, dalam hitungan menit tiba-tiba hadir di depan mata dan kemudian hanya punggungnya terlihat menghilang di tikungan.

24 Rider dunia itu menjajal pasir besi dari Inggris pada lintasan sirkuit Mandalika, diajang MotorGP Grand Prix Of Indonesia Mandalika 2022.

Orang-orang disamping terlihat tegang, mereka menggenggam kepalan tangan, kemudian dari arah selatan pembalap berbaju putih dengan lurik orange melesat depan mata, penonton bertepuk riuh.

Tiba-tiba dilayar depan tribun A itu terlihat pembalap berbaju putih berlurik orange itu terjatuh dan riuh teriakan..”Aduh…oh…”

Pembalap yang terjatuh itu bernama Marc Marquez asal Spanyol.
Ia Marquez berusaha bangkit menyelesaikan lap sirkuitnya, dalam waktu yang tersisa 5 menit dari 40 menit waktu tempuh.
Pada penentuan 10 besar saat free practice dan Q2. Yang harus diisi oleh pembalap yang finis di urutan 10 besar sesi kualifikasi untuk menentukan starting grid dan pole position.

Terlihat dari layar Marquez berlari untuk mengambil motor barunya.

Dari layarp depan Tribun A itupun terlihat Marquez, kembali menunggangi motornya mencoba menyelesaikan beberapa putaran agar bisa berada diposisi 1 untuk star babak Grand Prix.

Namun riuh nada kekecewaan terdengar kembali di tribun A itu…”oh..aduh….yaaah….” Saat melihat Marquez kembali terjatuh di babak klualifikasi Sabtu sore kemarin ada banyak kekecewaan.
Maklum setelah Lorenzo Rossi pensiun, Marc Marquez, Fabio Cuartararo lah yang jadi idola Balu.

Jadi wajar jika para penonton yang kebanyakan asal Indonesia ini merasa kecewa saat pembalap asal Spanyol ini terjatuh dua kali dalam babak kualifikasi.

Bagi warga Indonesia khususnya NTB, Pembalap asal Spanyol ini sudah melekat dihati warga NTB.
Marc Marquez mampu menarik simpati masyarakat lokal, keramahannya, dan murah senyum, itulah kesan yang diberikan Marquez dihati penggemarnya yang asal NTB.

Baiq Wulan asal Lombok Timur bersama keluarganya sengaja membeli tiket untuk nonton Marquez berlaga.

Ia bersama 10 orang keluarganya membeli tiket A.

Wulan dan 9 orang keluarganya membeli tiket A itu karena saat babak Pra musim Februari lalu. Marquez mau berselvi ria dengan Wulan.

” Bule apalagi jika sudah kesohor, sulit untuk diajak bicara, tapi Marquez mau berfoto bersama kami warga desa, itu surprise, semoga Marquez juara walaupun pagi ini akan star diposisi paling belakang,” ujarnya.

Gadis manis berkerudung ini berdoa agar cuaca bersahabat dan lintasan sirkuit Mandalika bisa menjadi Berkah Buat Marquez untuk Grand Prix Pertama di Indonesia.

Di Sirkuit Mandalika yang memiliki panjang 4,3 KM dengan 17 tikungan, setiap pembalap MotoGP akan mengelilingi sirkuit Mandalika sebanyak 27 putaran dengan waktu tempuh balapan 40 menit hingga 45 menit,
dengan jarak 113 km per menit.

Sore ini lintasan Sirkuit Mandalika Indonesia akan menjadi saksi,
Bagi para pesohor Rider Dunia ini.

Fabio Quartararo dari Yamaha sang juara Grand Prix 2021.
Francesco bagnaia dan Jack Miller dari Ducati, Joan mir dari Suzuki, Johann zarco dari racing, Brad binder dari Red bull dan Marc Marquez dari Honda.

Para pembalap dengan poin tertinggi, yang sore hari nanti akan melakukan Grand Prix, menuju Podium.

Bagi Saya, Wulan warga Lombok Timur dan keluarga, dan para pecinta Marquez lainnya, bukan soal Juara saja doa untuk Marquez, tetapi yang terpenting Senyuman itu kembali sumringah dibibir pesohor asal Spanyol itu.

Selamat bertanding Fabio Qourtararo.
Marc Marquez.
Entah siapapun yang maju ke podium diantara kalian berdua itulah Qadarullah mu…
Bagi kami yang terpenting Senyuman itu tetap tersungging dibibir kalian.

Marc Marquez tetaplah tersenyum untuk Indonesia, untuk Mandalika Sirkuit dan untuk warga NTB.

Indonesia menanti senyuman kalian di musim Grand Prix yang akan datang Grand Prix Mandalika Indonesia 2023.( Reporter Sri Miranti)

Foto:MotoGP