Bupati IDP ; Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Bupati IDP : STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK dan PEREMPUAN

Bima, Harian amanat.com,- Bupati IDP mengecam aksi kekerasan terhadap anak dan perempuan yang akhir-akhir ini sering terjadi di daerah Bima. Para pelaku Kekerasan dalam bentuk pencabulan terhadap anak dibawah umur harus mendapatkan hukuman yang berat.


“ miris dan prihatin, dengan persoalan sosial atas berbagai macam kasus kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan akhir-akhir ini, bayangkan mereka hidup ditengah-tengah kita, mereka lebih berbahaya dari orang gila, karena mereka terlihat normal tetapi memiliki perilaku yang menyimpang, ini sangat berbahaya, dan saya sudah berkomunikasi dengan kapolres, Kajari dan Ketua Pengadilan meminta agar tersangka dikenakan hukuman yang seberat-beratnya, dan mulai saat ini kita Kampanye STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK dan PEREMPUAN,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di acara pelantikan tim penggerak PKK Kab Bima di aula kantor bupati Bima senin 8 maret 2021.


Bupati IDP juga mengungkapkan kegalauan dan kerisauannya akan nasib yang dialami para korban tindak kekerasan pencabulan tersebut.
“ tugas PKK bersama dinas terkait DP2P3KB adalah bagaimana menghilangkan trauma dari para korban tersebut, ”ujarnya.


Pada kesempatan tersebut Bupati IDP jugai menekankan pentingnya para pengurus mengatur waktu. “Menjadi pengurus PKK memerlukan waktu tambahan, bijaklah mengatur waktu untuk keluarga dan organisasi agar jangan sampai terjadi keretakan rumah tangga hanya karena mengurus organisasi PKK”. Imbuhnya.
Bupati juga menghimbau agar para pangurus TP. PKK yang baru dikukuhkan turut serta secara akrif mengkampanyekan 5M protokol kesehatan yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19.


Sementara itu Ketua PKK Kab Bima Dra.Hj. Rostiati Dahlan usai pelantikan mengatakan bahwa tugas utama Tim Penggerak PKK kab Bima kedepan adalah bagaimana memastikan Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu bisa diminimalisir, dan para pelakunya bisa dihukum seberat-beratnya dan hukum kebiri. Agar ada efek jera bagi para pelaku predator terhadap anak.
“ kita akan terus melakukan pendampingan terhadap para korban kekerasan dan per cabulan tersebut, disamping itu kami bekerja sama dengan para konsultan hukum, agar para tersangka disangkakan dengan hukuman yang seberat-beratnya serta hukum kebiri,” ujarnya.


Ketua PKK ini juga mengatakan bahwa PKK juga akan fokus dengan program stunting, bagaimana memastikan anak-anak dan ibu hamil bisa tercukupi asupan gizinya sehingga bisa melahirkan generasi emas untuk daerah ini, ” asupan gizi dan vitamin kami terus bagikan dan itu sudah berjalan sejak periode sebelumnya, dan itu akan terus dilakukan sehingga diharapkan ibu-ibu akan melahirkan generasi emas untuk Bima, ”ujarnya.

Tim Penggerak PKK Kab Bima dilantik berdasarkan Surat Keputusan nomor 118.45/118/06.16/2021, tertanggal 1 Maret 2021. SK Pelantika Pengurus Tim PenggerakPKK Kab Bima dibacakan Sekretaris Umum TP PKK, Khaerunisa Armin.
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Senin melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima masa bakti 2021-2026 Hj. Rostiati Dahlan S.Pd bersama 36 orang yang terdiri dari empat wakil ketua dan empat Kelompok Kerja (POKJA) . Acara pelantikan turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkompimda), Asisten I dan Asisten III Setda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Adapun nama-nama yang dilantik sebagai Pengurus TP PKK Kab Bima antara lain ; Dra. Hj. Maisarah, Dra. Ratna, Dra. Hj. Nurma Syarafudin, Dra Hj. Erna. Khairunnisa Armin, Dra. Enny Islamiyati Mansyur. ( 045 )