Walikota Harum : Semoga Allah Jauhkan saya dari sikap Jumawa

harianamanat.com

KOTA BIMA,- Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mendatangi dan hadir ditengah masyarakat untuk mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat dan mengupayakan solusi terkait permasalahannya.

Hal itu disampaikan Walikota Bima H.Muhammad Rum (Harum) saat melakukan safari memakmurkan masjid, di Oi Mbo Rasanae Timur.

Ia berharap dirinya dilindungi oleh Allah dan dijauhkan dari sifat jumawa setelah di amanatkan untuk menjadi Penjabat Walikota.

“Tidak terlintas benih kesombongan dalam diri saya karena mendapat amanah sebagai Pj. Wali Kota Bima, justru jabatan ini menjadi sarana ibadah dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan ketaatan kepada Allah.

Tentu jabatan tersebut sebagai sarana menciptakan program kebijakan yang menunjang kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Bima,” ungkap Walikota Harum.

H. Mohammad Rum menjelaskan bahwa tugas yang dibebankan sebagai Pj. Wali Kota Bima yaitu mensukseskan penyelenggaraan Pemilu, penurunan prevalensi stunting, pengendalian laju inflasi, pengentasan kemiskinan ekstrim dan penyelesaian permasalahan lokal seperti layanan air bersih, kebersihan dan persoalan sampah perkotaan, serta persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.Jelasnya.

Untuk masalah penanganan kebersihan dan sampah perkotaan serta ketertiban dan keamanan, Pemkot Bima di Tahun 2024 nanti telah menyiapkan paket reward berupa hadiah umroh bagi masyarakat yang wilayahnya bersih dan bebas sampah.

Reward tersebut juga akan diberikan kepada masyarakat kelurahan yang berhasil menciptakan kondusifitas ketertiban dan keamanan lingkungannya. Terangnya.

Dalam sesi tanya jawab dengan warga terkait permintaan bantuan pembangunan masjid Al Kautsar, penataan lapangan sebagai fasilitas olahraga bagi masyarakat dan bantuan fasilitas alat berat untuk pengerukan sistem drainase, serta permintaan bantuan bak sampah bagi warga,

Keluhan lain dari warga adalah bantuan pembangunan pintu air sebagai pengendali banjir luapan sungai yang menyasar pemukiman warga.

Pj. Wali Kota Bima menyatakan akan memerintahkan OPD terkait untuk segera berkoordinasi dengan lurah Oi Mbo dan camat Rasanae Timur guna mengatasi persoalan yang dihadapi warga seperti tersebut.

Sementara menyoal keluhan mengenai peningkatan insentif bagi kader posyandu, HM. Rum akan memerintahkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan OPD terkait agar mengakomodir peningkatan insentif kader posyandu guna memicu peningkatan kualitas pelayanan dasar bidang kesehatan di tingkat kelurahan.

Disesi akhir warga masyarakat Oi Mbo mengeluhkan masih minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah kelurahan Oi Mbo.

Menyikapi keluhan tersebut H. Muhammad Rum menegaskan akan segera memerintahkan OPD yang menangani PJU untuk segera merespon pemasangan fasilitas PJU guna menunjang kelancaran aktifitas masyarakat terutama aktifitas menjalankan ibadah sholat berjamaah di malam hari dan meminimalisir potensi terjadinya tindak kriminal di wilayah Oi Mbo.

H. Mohammad Rum menegaskan Pemerintah Kota Bima akan berusaha hadir dalam mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat terutama berkaitan dengan kepentingan umum dan fasilitas umum.

Pemerintah akan segera merespon keluhan masyarakat dan mengupayakan solusi cerdas guna mengatasi keluhan warga dengan memobilisasi OPD terkait untuk menangani dan mengatasi permasalahan ini.

Momentum sholat berjamaah ini juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bantuan Al-Qur’an kepada pengurus masjid Al Kautsar Oi Mbo sebagai bentuk nyata upaya memakmurkan masjid dan menghidupkan kembali budaya mengaji dan memahami kandungan Al Qur’an ditengah masyarakat Kota Bima.(dhun)