IDP ; Perempuan itu Manggawo, Mahawo dan Marimpu

Kabupaten Bima, Harianamanat.com, Komitmen Bupati Bima untuk menjadikan Perempuan sebagai agen pembangunan dalam melanjutkan  visi BIMA RAMAH IN-DAH itu terlihat dengan mengudang  dan bekerjasama dengan Sekolah Rintisan Perempuan Untuk Perubahan ( Larimpu ) dan Yayayasan Alamtara  pimpinan Dr. Atun Wardatun Aba Du Wahid.  

 La rimpu merupakan sebuah wadah atau forum perjumpaan bagi perempuan dalam rangka membangun potensi dan mendorong terwujudnya perbaikan dalam bidang ekonomi, sosial budaya yang positif  dalam masyarakat.

 Karenanya  Bupati bima Hj.Indah Damayanti Putri akan menganggarkan kegiatan kerjasama dengan Larimpu melalui APBD 2021 hingga  seterusnya, ujarnya sabtu 12/9 di desa Dadi Bou, Woha

Beberapa konflik sosial yang terjadi dikabupaten bima kerap terjadi dibeberapa desa karena dipicu oleh keegoisan. kehadiran La rimpu menjadi  penting dalam melakukan pendampingan dan pendidikan tentang pentingnya  peran perempuan dalam perdamaian, memberi kasih sayang, mendinginkan suasana dengan memberikan pendidikan dasar pada keluarga dan masyarakat sehingga dapat membawa  kebaikan pada diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.

Kerjasama antara Pemerintah dan Larimpu dalam upaya memberikan peran yang besar kepada Perempuan desa dalam mewujudkan Perdamaian, menciptakan lapangan  kerja, menciptakan iklim yang nyaman bagi anak-anak dan kehidupan sosial budaya dipedesaan wilayahnya adalah sebagai sebuah ikhtiarnya  Perempuan desa dalam membangun daerah ini dengan baik.

“ jika diistilahkan dengan bahasa Bima maka Peran Perempuan itu yakni manggawo, mahawo atau marimpu buat sesama,” ujar Umi.( 045 )