Aktivitas Gunung Sangiang Api Level Waspada

Berita, Headline266 Dilihat

harianamanat

Mataram,- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Kepala Badan Geologi
Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc, menerangkan bahwa Pada hari ini, Sabtu, 22 November 2025, terekam aktivitas kegempaan yang intens pada Gunung
Sangeangapi, yang berlokasi di Pulau Sangeang, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa
Tenggara Barat.

Visual Gunung Sangeang Api menunjukkan adanya asap yang keluar dari
area kawah utama.

Secara umum, aktivitas Gunung Sangeang Api memperlihatkan
peningkatan, baik berdasarkan pengamatan visual maupun data kegempaan.

Dari pemantauan visual terdapat asap yang terlihat dari tembusan baru, berbeda dengan
titik erupsi terakhir yang terjadi pada tahun 2014.

Hal ini mengindikasikan bahwa magma
yang bergerak naik ke permukaan mencari celah yang paling mudah untuk ditembus hal
inilah yang menyebabkan titik terjadinya erupsi dapat berpindah – pindah pada suatu gunung api.

Aktivitas kegempaan Gunung Sangeang Api pada periode 1–22 November 2025
menunjukkan pola peningkatan yang cukup signifikan.
Gempa Hembusan mengalami
kenaikan terutama pada 18 November 2025, dengan jumlah mencapai 43 kali kejadian.

Selain itu, terekam 5 kali Gempa Tornilo.
Pada periode ini juga tercatat 25 kali Gempa
Vulkanik Dalam, 6 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 31 kali Gempa Tektonik Lokal, serta 56 kali Gempa Tektonik Jauh.

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi maka terhitung mulai tanggal 22 November 2025
pukul 06.00 WITA, tingkat aktivitas Gunung Sangeangapi dinaikkan dari Level I (Normal)
menjadi level II (Waspada)
dengan rekomendasi utama
masyarakat/pengunjung/wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 KM
dari pusat aktivitas (kawah utama) dan sektoral Timur – Tenggara sampai garis
pantai 6.5 KM.

Untuk rekomendasi selengkapnya dan untuk mengetahui perkembangan aktivitas Gunung
Sangeang Api, masyarakat dapat melihatnya melalui website Badan Geologi
(geologi.esdm.go.id), website Magma Indonesia (magma.esdm.go.id), aplikasi Magma Indonesia di Google Playstore, serta media sosial resmi Badan Geologi (Facebook, X,
Instagram, dan YouTube).

Sementara itu Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik Yusron Hadi mengingatkan terkait dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sangiang meminta masyarakat untuk mematuhi himbauan yang sudah di sampaikan oleh BMKG.(Dis)