Pariwisata Bima Bangkit di Era Pandemi

“Pariwisata Kabupaten Bima Bangkit di Era Kompetisi dan Daya Saing Dalam Tantangan Dampak Covid- 19.

Rasionalitasa Pariwisata Kabupaten.
Berbagai potensi dasar wisata tersedia dengan baik Alam ďan budaya adalah Faktor daya saing .

Posisi strategis diapit dua destinasi kelas dunia Labuan Bajo dan Mandalika di Global Geopark Tambora 85% wilayah Gunung Tambora adalah Bima

produk Unggulan Wisata bahari yang memiliki kelas yang sama bahkan lebih dari pada Mandalika dan Labuan Bajo sudah mulai berkembang adalah wilayah Sakosa – Teluk Waworada Pantai Selatan Bima dengan panjang Garis Pantai sepanjang Wane- sampai Pusu adalah destinasi Pantai Pasir putih terbaik didunia dengan panjang pantai 30 Km ( terpanjang di dunia dalam garis lurus kawasan ) sehingga akan menjadi ujian bagi Bima utk kita ajukan sbg. KEK Pariwisata DBS 99 , artinya ada 9 pantai dan 9 Pulau terindah variasi vegetasi yg saling berdekatan.

Kompetisi adalah saling kerjasama yang baik utk. meningkatkan daya saing pariwisata Bima agar tidak hanya dilewati saja tapi wisatawan berlibur dan membelanjakan uangnya di bima minimal 1.750 .000 perhari sehimgga jika 200 orang wisatawan ke Bima dengan belanja 1.000.000- 2000. 000 juta rupiah perhari dapat di pastikan Bima akan menerima economy impact menetes ke bawa antara 10 – 20 % ke masyarakat sementara perputaran akan mencapai 100′ -200 juta rupiah . kalau kita kalau 1 bulan berarti 1 bulan saja kita sudah pastikan pendapatan hotel, travel, cinderamata, penukaran uang asing, PKL dll akan semakin menggeliat dikisaran 1- 2 M per bulan . Hal ini menarik karena angka2 angka moderat belum ke angka target optimis diata 20 orang wisatawan per hari . Angka Pesimis Kabupaten Bima dalam sektor pariwosata adalah 50 orang perhari dengan belanja 1, 5 juta perhari ( biaya hotel, makan minum , masuk obyek wisata, nonton even, beli barang cinderamata, jasa sewa mobil, jasa guide, jasa2 wisata lain seperti sewa mobil, motor, perahu, boat, sewa sepda, sewa alat pancing dll.


B. Napak Tilas Perjalanan Pariwisata Bima.


Rencama Pertemuan Pemkab Bima dengan – Boplbf- Floratama Dispar jam 11.00 Wita tanggal 18 Februari 2021 adalah dimulai babak baru 2021 ,,sangat baik dan menarik utk. melihat konkretnya ke depan. Betapa beruntunglah Bima jika Program MBL ( Mandalika – Bima – Labuan Bajo ) dimaksimalkan. Semoga ini semakin berwujud rencana aksinya . KENAPA ? H al ini telah sesuai dengan arahan dan permintaan Bupati, wakil Bupati Bima saat pertemuan di Pantai Papa tgl. 8 Maret 2020 dan Rapat koordinasi dengan Wakil Bupati dengan Kadispar Bima dan dihadiri kepala OPD tanggal 11 Maret 2020 di Ruang Kerja Wakil Bupati dan pada tanggal 14 Maret 2020 Kepala Dispar menyerahkan secara resmi Rekomendasi kepada direktur BOPLBF di hotel Marina kota Bima didampingi staf ( Imey dan Sirajuddin sbg konseptor dan tim rancangan draft Rekomendasi ) hasil pertemuan Bupati dan Wakil waktu itu dengan Direktur Boplbf ibu Shana Fatina ( Silahkan Baca surat dispar tanggal 14 Maret 2020) . Dari Rekomendasi tersebut dalam poin dalam 9 dan pada 3 Surat dan Rekomendasi tersebut agar ” BOP mendukung investasi, sarana, SDM dll terkait ada payung hukum PERPRES 32 Tahun 2018 tentang Bima sbg. Penyangga bahwa Bima adalah wilayah penentu terhadap pengembangan Labuan Bajo Komodo sbg. Penyangga. Hal ini sudah mulai Terwujud Kinerja Pemkab Bima melalui Kepala Dispar dan jajarannya bahkan berbagai prospek investasi sudah mulai dilirik disektor Pariwisata 2 Tahun Terakhir. Bukti konkretnya adalah sbb:

Tahun 2020 Dukungan DAK Pariwisata masuk ke Bima melalui Bidang Pengembangan hampir 3M

Dukungan Dirjen Kebudayaan dalam peningkatan kualitas Event budaya dan wisata dan pendukungan program Tahun 2019-“2020 sangat baik .

Dukungan pengembangan Wisata kekautan dengan KKP telah dimulai 2020 dengan rencana pengembangan Ekraf berbasis budaya dan bahari di Taman Panda Kalaki dimana diapar telah mengajukan event ” Bahari budaya Maritim ” dan direspon 2021.

DISPAR Bima telah melakukan langkah besar dengan menciptkan branding pariwisata Bima dengan Nama ” Pesona Dana Mbojo Pesonanya Indonesia

Munculnya Program Pertamina dalam Program Peduli Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis wisata bahari Tahun 2020

Adanya konsultan Internasional yang masuk ke Bima dalam pendampingan Program Eko Tourism dimana mereka berasal Dari Belanda, Singapure dan Australia melalui NSC NTB tahun 2020 .

Adanya Studi S1 Pariwisata yg direncanakan Dispar NTB dan Poltek Lombok dan Bima mendapat kuota minimal 3-5 orang hasil kesepakatan Kepala Dispar NTB , Dispar Bima, Kadispar NTB tahun 2021 via webinar.

Adanya fokus Dispar Bima,,Bappeda pada Akselerasi Pariwisata Kab. Bima dengan menentukan 6 Destinasi Unggulan sbg. Prioritas dan Fokus 2021- 2024.

Pada Tahun 2021 Pemkab Bima melalui Dispar Bima mulai nampak kerja keras selama ini membangun hubungan yang baik dengan BOP- FLORATAMA dengan adanya pembicaraan hangat hal- hal sbb:
a. Perkenalan tim Divisi Investasi BOPLBF bersama Tim Pemerintah Daerah Bima
b. Sosialisasi rencana Program kerja Percepatan Investasi Parekraf di Bima
c.. Rencana pembentukan Pokja Investasi Parekraf di Kab. Bima
d. Rencana pelaksanaan Tour de Floratama Investment 2021 di Kab. Bima.
Berdasarkan langkah 2 diatas Dispar sudah waktunya Dinas yang seksi bagi Pemkab Bima untuk leading dalam pembangunan daerah. Sudah waktunya DIspar memantapkan kualitas SDM dan sarana prasarana utk. mewujudkan 1 juta wisman berkunjung ke Bima 2030. Sudah Waktu dispar fokus sbg. Dinas penghasil PAD dan peningkatan pendapatan pajak dan retribusi dari sektor pariwisata .
C. Kesimpulan
Proiritas dan Fokus serta kerjama semua stakeholder adalah kunci. Memulai sulit dan kesulitan itu tantangan keberhasilan . Selamat dan Mandalika dan Labuan Bajo .
Kata Kunci utk Mandalika dan Labuan Bajo
1.Jadikan Bima tempat berlibur dan Paket wisata Reguler jangan hanya tamunya disuruh lewat dan minta keamanan saja tapi mari wujudkan Bima destinasi Floratama .

Jadikan Bima tempat menginap, berbwlanja dan menginap serta hwrbelanja bagi wisatawan Mandalika dan Labuan Bajo.

Bantulah Bima dengan Program Premium Destinasi kelas dunia dari program 100 % sisikan utk. destinasi Wiaata Kabupaten Bima 5-10 % anggaran dengan menjadikan payung Perpres 32 Tahun 2018 sbg. Pedoman dalam menganggarkan kegiatan di Bima

Bangulah Hotel penyangga di Bima beserta dukungan alat transportasi wisata serta pusat paket wisata yang betul diimplentasikan kalender event Labuan Bajo dan Mandalika

Destinasi bahari dan budaya Bima bukanlah Kompetitor Mandalika dan Labuan Bajo tapi kami ada di dalam 2 super premium kelas dunia Labuan Bajo dan Mandalika .
Semoga dapat menjadi pedoman.

Salam Pesona DanaMbojo Pesona Indonesia

oleh :Sirajuddin, SST.Par, MT.Par, M.Sc.Par.

Dispar Bima/ KOmpparindo/ JFC DIrector P@D Tourism @ Creative Economy .