Gerakan MAWAR EMAS Hadir Tangkal Rente di Kab dan Kota Bima

 

 Bima, Harianamanat.com, – Program Melawan Rentenir Berbasis Masjid, atau disingkat Mawar Emas yang diluncurkan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pada pertengahan Agustus lalu di Kabupaten Lombok Timur, kini hadir dan disosialisasikan di Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Program tersebut digagas untuk membantu UMKM dan pedagang kecil di daerah, khususnya di Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Program Mawar Emas adalah program untuk membantu UMKM dan pedagang-pedagang kecil yang selama ini lebih nyaman dan lebih mudah meminjam ke rentenir dengan berbunga tinggi. Dengan lahirnya program Mawar Emas ini, pedagang dan masyarakat kecil akan dapat difasilitasi dan didekatkan dengan institusi keuangan sehingga mampu mendapatkan pinjaman dan memperoleh modal dengan lebih mudah dan lebih nyaman, dibandingkan ke rentenir.

 Program Mawar Emas ditujukan agar masyarakat NTB tidak lagi mencari solusi permodalan dari rentenir. Dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan industri UKM dan IKM sangat membutuhkan akses permodalan yang selama ini masih banyak terjerat rentenir dengan syarat pinjaman yang relatif mudah, Ujar  Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda NTB, Dr. H. Lalu Syafi’i, MM. Saat ditemui Harianamanat.com, Kamis 10/9 di aula Kantor Pemkab Bima.

Menurutnya dalam kondisi tersebut  pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan permodalan usaha. Juga selaras dengan visi NTB Gemilang yang dijabarkan oleh pemerintah NTB dan secara khusus dijabarkan pada Misi ke 5 yaitu menuju NTB sejahtera dan mandiri.

“Agar ikhtiar ini berhasil, Camat dan takmir masjid harus menjadi pelopor gerakan ini sehingga bisa mewarnai pemberdayaan ekonomi umat agar rentenir hilang dari daerah,” Harap H. Lalu Syafii.

Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat  735.950 jiwa penduduk miskin dari 5.128.522 jiwa penduduk NTB.  Berangkat dari kesadaran inilah Pemda bersama MES, OJK, Bank NTB Syariah dan PNM bekerjasama menciptakan Mawar Emas, katanya.

Dan saat ini MES terus berupaya memberikan pelayanan untuk umat dalam pembangunan ekonomi Syariah selama 20 tahun terakhir. MES berkomitmen untuk bekerjasama dengan semua institusi dan organisasi untuk membumikan ekonomi syariah. Bank NTB Syariah sudah menyediakan Rp 1 milyar dan lebih kurang Rp 400 juta telah disalurkan setelah satu bulan diresmikan oleh Gubernur.

“ proses terus berjalan. Bank NTB Syariah ada pelatihan-  pelatihan takmir yang bekerjasama dengan MES,” ujarnya.

Hal yang samapun dilakukan di kota Bima, Jumat 11/9 pagi. dan Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Bima Sariman, SE.MM dan  Ketua MES Kota Bima Mukhtar landa, S.Sos, M.Si.  oleh  Ketua MES NTB, Dr. Hj. Baiq Mulianah, MM.

Sosialisasi Mawar Emas dihadiri pula oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda  Provinsi  NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., MM. jajaran Bank NTB Syariah yang diwakili M.Nur Rahmat,  PNM, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Pimpinan BUMN/BUMD Lingkup Kabupaten Bima dan Kota Bima, MUI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) .( 045 )