Sektor Pertanian Menjadi Kado HUT Kemerdekaan RI

Jakarta, Harianamanat.com,- Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan ST menyatakan bahwa PDB (product domestic bruto) sector pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II tahun 2020,  dan hal ini merupakan kado yang istimewa bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-75, karena sector pertanian telah membuktikan mampu tumbuh di saat pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan sebesar 4,19 persen (Q to Q) dan secara year on year (yoy) turun 5,32 persen.

 Johan menilai pertumbuhan positif sektor pertanian menunjukkan bahwa petani kita telah bekerja keras pada saat pandemic  yang serba sulit ini dengan peningkatan produktivitas pertanian, “saya menilai ini adalah bentuk kontribusi petani dalam mengisi kemerdekaan kita,” ujar Johan senin 17 agustus 2020 melalui pesan WA nya kepada harianamanat.com.

Politisi PKS ini memaparkan berdasarkan data dari BPS, bahwa PDB pertanian tumbuh 16,24% (Q to Q) dan secara year on year (yoy) memberikan kontribusi positif dengan pertumbuhan sebesar 2,19%. Atas pertumbuhan yang baik ini, Johan memberikan apresiasi terkhusus pada subsector tanaman pangan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi yaitu sebesar 9,23% dan semoga hal ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kemandirian pangan kita karena pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi selama tiga tahun terakhir.

 Legislator dari NTB I  ini berharap,  pemerintah menjadikan sektor pertanian sebagai kunci utama jika ingin meningkatkan bobot pertumbuhan ekonomi nasional pada masa pandemic  ini dan membuat kebijakan yang mendukung kemandirian pangan kita.  Peningkatan  produksi pangan dalam negeri harus terus dilakukan, peningkatan nilai tambah bagi petani serta menghilangkan ketergantungan impor pangan, harap Johan.

Sebagai wakil rakyat,  pada momentum hari kemerdekaan ini Johan ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan apresiasi yang tinggi kepada para petani yang terus berjuang dengan tetesan keringat dan bersusah payah untuk meningkatkan produksi pertanian bahkan dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya pertanian. Bagi Johan, petani adalah pelaku utama dari pembangunan pertanian maka sudah semestinya pemerintah harus selalu memperhatikan nasib petani untuk bisa lebih sejahtera, tutup Johan.( 045 )