Miq Iqbal : Alquran Sumber Perdamaian

Daerah, Pendidikan82 Dilihat

harianamanat

Praya,- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mendeklarasikan kebangkitan kembali tradisi tilawatil Qur’an dan tekad mewujudkan NTB sebagai Serambi Al-Qur’an di Indonesia saat secara resmi membuka ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, di Bencingah Agung Masmirah, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (9/6).

Kemeriahan perhelatan keagamaan yang mengusung tema “Masmirah Mendunia, Menebar Rahmatan Lil Alamin” ini disaksikan oleh ribuan masyarakat yang tumpah ruah dengan penuh antusiasme. Acara pembukaan semakin semarak dengan iringan defile kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-NTB, penampilan tarian kolosal di bawah bimbingan seniman Lalu Suryadi Mulawarman, serta memberikan dampak perputaran ekonomi langsung melalui kehadiran para pelaku UMKM yang menjajakan produknya di sekitar lokasi acara.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa pelaksanaan MTQ sejatinya bukan sekadar ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an, melainkan sebuah ikhtiar besar pemerintah dan masyarakat dalam menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup untuk membangun kehidupan yang penuh kebaikan dan kemuliaan akhlak.

“Nilai-nilai Al-Qur’an yang tumbuh di tengah masyarakat Nusa Tenggara Barat harus terus kita hidupkan sebagai sumber persaudaraan, kedamaian, dan kemajuan. Kita tumbuh dengan masjid-masjid yang menjadi pusat kehidupan masyarakat, dengan pesantren yang melahirkan generasi berilmu, serta semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bersama,” ujar Gubernur mengapresiasi panjangnya tradisi nilai agama di NTB.

Melihat kemegahan acara tersebut, Gubernur mengaku bangga dan menilai kualitas pembukaan MTQ tingkat provinsi kali ini memiliki standar layaknya ajang nasional. Ia pun menjadikan momentum tersebut untuk menggaungkan kembali muruah NTB di kancah peradaban Islam Nusantara.

“Saya setuju bahwa ini adalah pembukaan MTQ tingkat provinsi rasa nasional. Di dalam kegiatan pembukaan MTQ yang sangat membanggakan ini, sekaligus kita deklarasikan bahwa ini adalah kebangkitan kembali tilawatil Quran NTB. Kalau Aceh menjadi Serambi Mekah, insyaallah kita akan jadikan NTB ke depan sebagai Serambi Al-Qur’an,” tegas Gubernur seraya menyatakan kesiapan NTB untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional hingga internasional jika mendapat dukungan dari Kementerian Agama RI.

Menyambut baik visi besar tersebut, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menjelaskan filosofi mendalam di balik tema “Masmirah” yang diangkat. Ia menganalogikan wilayahnya seperti “emas” atau logam mulia yang harus disayangi dan dikelilingi oleh “mirah” yang bermakna batu permata.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan berbagai program nyata apresiasi pemerintah daerah bagi para penghafal Al-Qur’an. Ia merincikan bahwa setiap tahun pemerintah kabupaten rutin memberangkatkan umrah bagi para juara hafiz-hafizah yg telah mencapai lebih dari 520 orang yang diberangkatkan. serta memberikan reward kepada guru ngaji.

“Kami juga menyekolahkan para hafiz-hafizah dari keluarga miskin untuk menjadi dokter. Ini bersumber dari sedekah seluruh pegawai negeri sebesar lima ribu rupiah seikhlasnya. Hari ini, anak-anak kita sudah menjalani masa koas dan yang akan segera selesai menjadi dokter penghafal Al-Quran ada sebanyak 18 orang,” jelas Bupati.

Menanggapi kemegahan acara dan kuatnya dukungan kepala daerah di NTB, Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, KH. Muchlis M Hanafi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia mengakui bahwa sejak berpartisipasi dalam MTQ Nasional dari tahun 2014, gegap gempita penyelenggaraan MTQ di NTB, termasuk saat menjadi tuan rumah pada 2016 silam, belum ada yang mampu menandingi.

“Oleh karena itu, saya berharap suatu saat nanti Nusa Tenggara Barat ini bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat internasional. Saya yakin karena sejak perjumpaan dengan Bapak Gubernur dengan visi dan misi besar beliau, serta tema dari Bapak Bupati, saya kira dari Bumi Gora inilah kita memperkenalkan Al-Qur’an kepada dunia,” papar KH. Muchlis M Hanafi.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah, para Bupati dan Wali Kota se-NTB, jajaran Forkopimda Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah, jajaran Dewan Hakim MTQ XXXI, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.(Pim)