Walikota Harum : Stunting Bahagian dari Evaluasi Keberhasilan Kinerja

KOTA BIMA,harianamanat,-
“Adanya pergerakan angka capaian prevalensi stunting saat ini diangka 11,32 persen per Desember 2023, dengan melampirkan dokumentasi upaya-upaya yang sudah dilakukan, termasuk intervensi insentif bagi kader posyandu, pemberian makanan tambahan padat gizi bagi bayi dan ibu hamil dengan melibatkan seluruh stakeholder termasuk private sektor, BUMN/BUMD dan instansi vertikal seperti kejaksaan dan Polri,”itu bahagian dari Evaluasi Kinerja bersama Menteri Dalam Negeri, Ujar Walikota Bima Ir. HM.Rum (Harum).

Simulasi dan validasi bahan presentasi atau dokumen capaian kinerja triwulan I periode Oktober sampai dengan Desember 2023, perlu di hadirkan.

Evaluasi capaian kinerja Penjabat Wali Kota Bima dilakukan untuk menilai sejauh mana Penjabat Wali Kota Bima telah memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi ini juga dilakukan untuk memberikan umpan balik kepada Penjabat Wali Kota Bima agar dapat meningkatkan kinerjanya.

Hasil evaluasi capaian kinerja Penjabat Wali Kota Bima ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Menteri Dalam Negeri dalam menentukan langkah-langkah pembinaan dan pengawasan terhadap Penjabat Wali Kota Bima yang dilaksanakan pada 15 Januari 2024 bersama 5 kabupaten/kota se Indonesia.

H. Mohammad Rum menyatakan, evaluasi capaian kinerja merupakan hal yang penting dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Evaluasi Kinerja ini tidak hanya pada soal pencapaian penurunan Stunting, tetapi juga dengan adanya intervensi penyediaan air bersih melalui aksi nyata dengan membentuk UPTD Air Bersih, penyelenggaraan kebersihan dan sanitasi lingkungan melalui program Jumpa Berlian.

Sementara itu, menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban serta kesuksesan penyelenggaran pemilu 2024, H. Rum meminta agar dokumen ini mencantumkan intervensi pemerintah Kota Bima terhadap penyediaan dana hibah bagi KPU dan Bawaslu serta dana hibah kepada TNI/Polri untuk memastikan pemilu 2024 berjalan lancar.

“Termasuk IAIN Bima juga akan saya presentasikan, dengan harapan hadirnya IAIN Bima dapat memicu pergerakan ekonomi lokal tumbuh dan berkembang. Hal ini dimaksudkan agar tugas menuntaskan kemiskinan ekstrim di Kota Bima Insya Allah segera teratasi dengan adanya geliat ekonomi baru, ” ujarnya.

“Saya hanya paparkan kinerja yang telah dilakukan selama ini di Kota Bima, teman-teman OPD siapkan dokumen yang diserahkan. Sebagai bahan presentasi, saya hanya memaparkan upaya yang ril dilakukan selama ini. Buat se sederhana mungkin, mudah dipahami dan mudah dimengerti,” sambungnya.

Diakhir, H. Mohammad Rum meminta kepada seluruh penyusun naskah presentasi capaian kinerja ini agar mencantumkan upaya nyata yang dilakukan dalam hal pembenahan sektor pariwisata dan potensi lokal lainnya melalui upaya nyata menghadirkan investor untuk berinvestasi di Kota Bima.
Dengan harapan, tercipta pergerakan ekonomi guna menunjang kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Bima. Tutupnya. (dhun)