Sestama BNPT: Pekerja Migran Adalah Duta Bangsa, Jangan Terpengaruh Ideologi Transnasional

harianamanat.com

JAKARTA, – Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Bangbang Surono, Ak. M.M., CA., berpesan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) selaku Duta Bangsa di negara tetangga agar lebih kritis dalam menerima informasi dan melakukan klarifikasi terhadap informasi sehingga tidak mudah terpengaruh ideologi transnasional.

“PMI adalah Duta Bangsa, maka tunjukkan bangsa Indonesia adalah bangsa beradab, pekerja keras, tidak mudah dipengaruhi ideologi transnasional,” kata Bangbang saat memberikan pembekalan kepada 481 PMI Penempatan G to G Korea Selatan serta calon PMI, Selasa (21/11).

Pesan yang disampaikan Sekretaris Utama BNPT tersebut, merupakan upaya untuk membangun imunitas PMI agar tidak mudah terhasut propaganda radikal terorisme ditengah adanya data yang menyebut hingga tahun 2023, sebanyak 94 orang PMI telah dideportasi akibat terlibat aktivitas terorisme seperti pendanaan, mendukung propaganda jaringan terorisme internasional melalui dunia maya, hingga pelatihan paramiliter.

“Selama 2023, ada 94 orang PMI terlibat dan dideportasi, ini tentunya mencoreng bangsa Indonesia,” katanya.

Sestama BNPT juga mengajak PMI untuk meningkatkan solidaritas, saling berkomunikasi, mengingatkan dan melaporkan apabila terdapat sesama PMI yang terlibat dalam terorisme.

“Sering komunikasi untuk saling mengingatkan barangkali ada yang mulai terpapar,” tutup Bangbang.

Sosialisasi yang diberikan Sestama BNPT pada hari ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara BNPT dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme yang diteken pada pekan lalu (13/11).

Melalui Nota Kesepahaman tersebut, BNPT dan BP2MI sepakat untuk memberikan sosialisasi pada saat sebelum, selama, hingga setelah bekerja bagi PMI dan keluarganya.(HMS)