Prestise Porprov bukanlah Prestasi

harianamanat.com

Mataram,- Pekan Olahraga Nasional Provinsi NTB ke XI besok Minggu 26 februari 2023 akan berakhir.

Kabupaten Bima, sampai hari ini Sabtu 25 februari 2023, pukul 06.00 masih menempati urutan ke 10 atas Perolehan Medali pada Porprov kali ini.

Namun semangat Tim dan Kontingen Kabupaten Bima, bukan hanya sekadar prestise dalam hal perolehan medali, namun lebih dari itu merupakan momentum kebangkitan untuk melahirkan Atlet-Atlet berbakat dan ber prestasi dari daerah asalnya Kabupaten Bima, di tengah hantaman perekonomian bangsa yang belum dikatakan Stabil.

Jejak Prestasi pada Porprov kali ini akan dikenang sebagai sejarah yang akan tercatat dalam perjalanan masing-masing Atlet, begitu juga Pemerintah Daerah, khususnya Pengurus KONI Kabupaten Bima.

Porprov harus jadi wadah menggali potensi atlet lokal bagi kekuatan Kabupaten Bima dan Provinsi NTB.

Harapannya, setiap daerah benar-benar mengirimkan atlet yang memiliki bobot dan potensi juara di setiap cabang olahraga, dan itu Atlet asal Daerah sendiri yang di latih oleh ruang kehidupan Daerah Kita, bukan Atlet yang lahir karena kekuatan ekonomi, dibayar hanya untuk sebuah Prestasi.

ini bukan sebatas prestise, tapi tujuannya tetap prestasi.

Even olahraga bergengsi bagi Kabupaten Kota yang digelar empat tahun sekali ini menjadi perhelatan olahraga terbesar bagi NTB.

Dan Ini akan menjadi catatan sejarah, bagi NTB dalam menuju Tuan Rumah PON 2028.

Dan Kebanggaan itu akan makin komplit rasanya dengan adanya raihan prestasi baru, ada rekor baru di setiap gelanggang olahraga.

Dan jika yang meraihnya adalah Atlet Binaan dan Asal Daerah sendiri, bukan Atlet produk daerah luar NTB, itu Prestasi yang prestisius.

Pemerintah khususnya Panitia Poprov diharapkan mampu bekerja maksimal membantu kelancaran Porprov.

Karena banyak kekurangan yang harus segera diuraikan untuk menjadi Tuan Rumah PON 2028 mendatang, utamanya dalam Teknis Informasi Perolehan Medali yang sangat tidak Up to Date.

Di sisi lain, masyarakat di sekitar Venue Penyelenggaraan bisa berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan tersebut dengan turut menjaga kondisi keamanan.

Dari dialog, informasi yang berkembang dan dari pandangan mata di lapangan, tak ada lagi keraguan atas Pelaksanaan Porprov Kali Ini.
Kendala dan Kekurangan itu hal yang biasa terjadi, namun semua itu harus segera untuk di sikapi, di perbaiki, jika ingin menjadi Tuan Rumah PON 2028 mendatang.

Kota Mataram yang sejuk, Indah dan Nyaman sangat kondusif bagi Penyelenggaraan Porprov kali ini.

Dan masyarakat Kota Mataram telah menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut dan menjadi Tuan Rumah atas Penyelenggaraan Porprov ke XI ini.

Panitia Penyelenggaraan Porprov ke XI ini makin maju berkembang.

Partisipasi masyarakatnya, UMKMnya tumbuh dan meningkat di area Venue Penyelenggaraan.

(sayangnya kami belum mendapatkan data, berapa persen pertumbuhan Ekonomi Kota Mataram efek dari Porprov ke XI ini).

Selamat dan Sukses Untuk Kota Mataram sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan Porprov NTB ke XI.

Bagi kami masyarakat Kabupaten Bima, Posisi bukanlah sebuah tujuan utama, tetapi prestasi yang di peroleh dengan sportifitas itulah tujuan akhir dari Prestasi dan Posisi yang diperjuangkan.

Apalah Arti Medali yang diraih, jika tidak ada kemanfaatan bagi terciptanya Sumber Daya yang mumpuni.

Kabupaten Bima telah menunjukan sebagai Juara Umum dalam Sportifitas Penyelenggaraan.
Atletnya adalah Atlet Binaan KONI yang lahir dan besar dari rahim Kabupaten Bima.

Akhirnya sampai jumpa Pada Porprov yang akan datang.

Penulis/Editor : Sri Miranti

Foto : KONI NTB, Chapunk dan Sri