Brimob NTB Amankan 5 Busur Panah dan Miras Oplosan

harian amanat.com.

Guna memastikan wilayah hukum Nusa tenggara Barat khususnya Kabupaten bima aman dan kondusif Personel Satuan Brimob Polda NTB , Senin (25/4) , Gencar melaksanakan Patroli Cipta Kondisi.

Komandan Batalyon C Pelopor AKBP Zulkarnain Menjelaskan Patroli Cipta Kondisi dilaksanakan setiap malam akibat maraknya aksi Pemanahan dan penyalahgunaan miras Oplosan di wilayah kabupaten Bima, focus tim patroli terpusat di pelabuhan sape dan di tempat berkumpulnya anak muda di pinggir jalan seputaran Sape-Lambu.

Lanjutnya, Hal ini juga Karena menjadi atensi dari Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol Komaruz Zaman S.I.K MH untuk melaksanakan patroli Cipta Kondisi Setiap hari terutama dibulan Suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri.

Hampir tiap hari tim patroli mendapatkan hasil yang baik, tim menyita beberapa sajam, busur panah, knalpot racing, Kalau patroli sebelumnya kami mengamankan orangnya beserta barang bukti 5 Busur Panah dan kemudian diserahkan kepada polsek sape untuk ditindak lanjutin ” Ungkap Zulkarnain

Untuk Miras Oplosan ( Sofi ) kami kembangkan dari informasi warga dan ditindak lanjuti oleh anggota, melaksanakan razia kepada para penjual yg ada di Dusun Dea kampung Naru Sape dan desa kaleo lambu. Untuk selanjutnya razia miras tradisional ini akan kami optimalkan ” Lanjut Zulkarnain.

Ditempat Terpisah Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombes Pol Komaruz Zaman S.I.K MH Mengatakan , keberhasilan personelnya mengamankan miras dan busur panah berkat kerja keras Anggota Brimob NTB Dan banyaknya dukungan dari masyarakat.

Kami bangga terhadap masyarakat yang memberikan dukungan dan selalu memberikan informasi kepada anggota saya, ini merupakan bentuk dukungan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yg kondusif ” Ungkap Komaruz

Lebih lanjut Ia menjelaskan, 39 liter miras Oplosan terdiri dari 6 botol besar isi 1,5 liter, 4 botol kecil isi 0,5 liter, 1 cerigen kecil isi 5 liter dan 1 cerigen besar isi 30 liter

Mari kita sama-sama menciptakan keamanan dan ketertiban, khususnya dari peredaran miras Oplosan dan Pemanah oleh OTK, yang menjadi salah satu pemicu timbulnya konflik di lingkungan masyarakat Di Bumi Maja Labo Dahu ” Tutupnya.(Humas Polda)