16 ribu Pelajar Kab Bima Lakukan Vaksin

HARIAN AMANAT, KAB BIMA.

Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Dosis 2 dan Dosis lanjutan (booster) yang saat ini masih berada pada kisaran 30%.

Pemerintah Kabupaten Bima bersama Polda NTB dan Kodam 162 Wirabhakti NTB melakukan Vaksinasi Masal yang digelar dihalaman kantor Bupati Bima, Selasa 22 Februari 2022.

Tim SATGAS Laju Percepatan Vaksinasi Provinsi NTB dengan unsur FORKOPIMDA, OPD terkait, para Camat, Danramil dan Kapolsek serta Kepala Puskesmas, Kades dan Kepala sekolah Se-Kabupaten Bima melakukan Vaksin kepada sebanyak 16 ribu pelajar.

Pencanangan Vaksin yang dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Kapolres Bima AKBP. Heru Sasongko S.IK, Kapolres Bima Kota AKBP. Henry Novika Chandra, Dandim 1602 Bima, Letkol Muhammad Zia Ulhaq, Sekda Kabupaten Bima Drs,H.M. Taufik HAK M.Si, Sekda Kota Bima H.Muhtar Landa,S.Sos, Kepala SATGAS Covid-19 NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS, Kepala Dikes Provinsi NTB dan enam orang Pejabat Utama (PJU POLDA NTB) yaitu Karo Ops POLDA NTB Kombes Pol. Imam Tabroni, S.IK, Karo SDM Kombes Pol. Boro Windu Danandito, Karo Logistik Kombes.Pol Benny Basyir Warmansyah, Direktur PAM Obvit Kombes Pol Turmudji, SIK, Kabid Propam Kombes Pol. Awan Hariono dan Kabid Dokkes Kombes Pol. dr. Komang Nurada Mahardana, Sp THT-KL dan
Dirkrimsus Polda NTB Kombes Pol Gusti Eka Wana.

Bupati Bima mengungkapkan, “mengacu pada data terkini, saat ini tengah dilakukan perawatan 23 pasien COVID-19 dan 220 warga tengah melakukan isolasi yang rata-rata tidak memiliki gejala yang terlalu berat dan untuk mencegah peningkatan kasus maka upaya percepatan vaksinasi Dosis 2 dan dosis lanjutan amat penting bagi imunitas masyarakat kita. Untuk itu, para Camat, Danramil dan Kapolsek, Kades di seluruh wilayah kecamatan dapat terus bersinergi dan mendukung upaya untuk mencapai target vaksinasi Kabupaten Bima.

Untuk tercapainya vaksinasi minimal 50% dosis 2 ini sudah dimulai Senin (21/2) tim Satgas COVID NTB akan menyebar pada semua kecamatan sesuai dengan pembagian tugas dan mengacu pada SK kecamatan Binaan bagi Perangkat daerah dengan target minimal 500 hingga 1.000 peserta per hari.

” Saya tidak ingin para Pejabat Utama (PJU) POLDA NTB yang telah ditugaskan pulang dengan kecewa karena tidak tercapai target vaksinasi”. Harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB yang diwakili KARO OPS Kombespol Imam Tabroni, S,IK menyampaikan bahwa saat ini capaian vaksinasi covid-19 belum sesuai terget, sehingga kita harus melakukan bersama-sama dan berkolaborasi untuk meningkatkan capaian hingga 80%. Mudah-mudahan dalam waktu singkat sebelum event MotoGP nanti capaian vaksinasi Covid-19 bisa kita tingkatkan dan mohon bantuan terutama para Tenaga Kesehatan, Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mempercepat vaksinasi ini sebagai garda terdepan untuk mengajak masyarakat berbondong-bondong melakukan vaksinasi dengan beragam cara.

Untuk menunjang cakupan vaksinasi ini POLDA NTB sudah menyiapkan dapur Brimob untuk masyarakat yang bisa memasak 1.000 bungkus nasi setiap harinya untuk membantu masyarakat yang akan melakukan Vaksinasi Covid-19″. Jelas Imam.

Kapolres Bima AKBP Herry Sasongko,SH.MH mengungkapkan bahwa dengan kebersamaan maka target 16.000 vaksinasi setiap hari bisa tercapai.

Hal senadapun disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Herry Novika Chandra.
Untuk mencapai progres tersebut dibutuhkan data yang akurat by name by adrres pada masing-masing RT.
” Kades, Lurah harus mampu memberikan data berapa jumlah warganya yang memenuhi syarat untuk divaksin, jika data dimiliki maka semuanya bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 1602 Bima, Letkol Muhammad Zia Ulhaq mengungkapkan bahwa peran Kades dan Lurah sebagai Panglima tertinggi di desa dan kelurahannya dalam mengajak dan memberi pemahaman kepada warganya merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan capaian vaksin.
” Kades sebagai Panglima tertinggi di desanya memiliki peran yang sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat akan arti pentingnya melakukan Vaksin,” ujarnya.

Bagi pelajar yang usai di vaksin mendapatkan sebungkus nasi dari Tim Polda. Susu, gula, mi instan, vitamin, jajan dari BPBD dan juga Polda NTB.(admin)