Walikota HML ; Bangga Punya Kadis Yang Memiliki Visi Membangun

Kota Bima, harianamanat.com,- Walikota Bima boleh merasa bangga, karena torehan hasil karyanya untuk mensejahterakan warga Petani Kota Bima,terlaksana. Karena sepuluh tahun terakhir Kota Bima kerap dilanda banjir dan kekeringan yang rawan. Karenanya Walikota Bima menggenjot kinerja Dinas Pertanian dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebut saja beberapa program yang sudah dan sedang berjalan pada Dinas Pertanian Kota Bima.
Seperti rehabilitasi jaringan irigasi sebanyak 12 uni pada 12 Kelurahan, pembangunan embung mendukung perkebunan
sebanyak 2 unit pada 2 kelurahan, peningkatan Jalan Usaha Tani sebanyak 6 unit pada 6 kelurahan.

” saya bangga jika Kepala dinas punya inovasi atau misi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, itu artinya paham apa yang menjadi tupoksinya, semoga ini bisa mengatasi masalah disaat musim kemarau dan juga banjir, kedepan kita akan bangun Embung atau Damm yang besar untuk menampung air hujan, sehingga saat musim kemarau seluruh lahan pertanian kita tetap terjaga,” ujar Walikota HML kepada harianamanat.com.

Selain itu pilot Projek pengembangan porang sebanyak 2 Ha, tanaman Sayur-sayuran, Bibit durian sebanyak 5.000 pohon, Bibit Alpukat sebanyak 5.000 pohon, Bibit Nangka sebanyak 5.000 pohon, Bibit Jambu Mede sebanyak 5.000 pohon, Bibit Sirsak sebanyak 5.000 pohon, Bibit garoso sebanyak 5.000 pohon, bibit Kemiri 73 pohon.

Disamping itu Walikota HML meminta bantuan peralatan petani kepada Pemprov NTB, seperti alat-alat pertanian Power Tresher multiguna, Corn Sheller mobile, unit pengelola sorgum dan Corn Seller.

Menurutnya bahwa untuk mendapatkan tambahan anggaran ditengah Pandemi Covid dan Recofusing yang tinggi, memerlukan kesabaran Pemerintah untuk terus melobby, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun pihak swasta.

” Saya tidak peduli apakah yang saya lakukan populis atau tidak, saya hanya bekerja bagaimana agar warga masyarkat kota Bima ini bisa terangkat hidupnya, soal populis atau tidak itu urusan Allah bukan urusan manusia,” ujarnya kepada harian amanat.con yang di damping Kadis Pertanian Sulistiyo, Senin 13 September 2021, di kantor Dinas Pertanian.(admin)