17 Truk Sembako Bantuan Presiden Tiba

Bima, Harian amanat.com,- Bencana Hedrometeorologi yang terjadi di Bima menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo.
Pemerintah RI mengirimkan sejumlah bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Bima.

Bantuan sembako untuk korban banjir itu diserahkan oleh tim dari Sekretariat Presiden secara simbolis pada Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kamis (8/4) malam.

Sebanyak 13.000 paket sembako bantuan Presiden untuk korban banjir bandang itu diangkut dengan 17 truk.

Direncanakan, distribusinya dilakukan dengan dua kloter pengiriman.

“Untuk pengiriman tahap pertama yang dikirimkan kemarin, dan sudah diserah terimakan di Posko bantuan banjir bandang di kantor Bupati Bima, bada Maghrib Jumat 9 April pukul 19.39,” ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ir. Zainal Abidin kepada harian amanat.com via Hp.

pengiriman bantuan sembako dari Presiden Joko Widodo dikawal langsung oleh tim keamanan dari aparat TNI, yakni Danrem 162 Wirabhakti melalui Danpomnya.

Hal ini dimaksudkan agar bantuan itu terhindar dari kemacetan dan keamanan selama pengirimannya.

pengawalan distribusi bantuan diperketat. Ini agar bantuan pak Presiden itu bisa sampai hingga lokasi pengungsi, tepat waktu, tepat sasaran.

Bantuan Presiden RI itu berupa 13.000 paket sembako, berisikan minyak goreng, beras, biskuit dan teh.

Menurut dia, hingga Jumat (9/4) pukul 12.00 WITA, situasi di wilayah Kabupaten Bima pascabanjir bandang mulai terpantau kondusif. Bahkan, Bupati Bima Indah Damayanti Putri telah menggerakkan jajaran ASN lingkup Pemkab Bima bersama TNI/Polri untuk mulai bergotong royong membersihkan sisa kotoran lumpur dan jerami akibat banjir bandang yang menutupi areal pemukiman dan fasilitas umum di berbagai wilayah di wilayahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Harian amanat.com melalui Pusdalop dan Media Centre Posko Bencana yang dikawal TNI dihalaman Kantor Bupati Bima.
hingga H+8 jumat 9 April jumlah Kepala Keluarga terdampak banjir bandang di 6 kecamatan Kabupaten Bima mencapai 10.185 KK, meninggal 2 orang. Sedangkan, jumlah jiwa terdampak sebanyak 29.182 jiwa yang tersebar di 48 desa di Kabupaten Bima.(045)