INDAH ; Potensi Laut Langgudu Prioritas Utama

Bima, Harian amanat.com,- “Sekali Layar Terkembang Pantang Surut Kebelakang,” itulah Kata yang memacu Paslon INDAH  terus blusukan di 191 desa dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bima. Dari pelosok Sarae Ruma- Pusu Langgudu hingga dipuncak Bukit Doro Leme Donggo, dilaluinya dengan penuh suka cita. Tidak ada kata lelah dan tidak nampak raut wajah letih yang terpancar selain sinar avouturir yang membuat semangat para relawan semakin membara melihat Umi yang tersenyum bahkan suka cita saat buih putih ombak lautan selatan memecah boat yang membawanya menuju Desa Sarae Ruma, sebuah desa diujung selatan Kabupaten Bima dengan menempuh spid bot.

Kegembiraan Umi bukan tanpa dasar, sekalipun berlayar dilautan lepas menuju empat desa diseberang lautan. Di desa-desa tersebut masyarakat sudah menyambutnya dengan penuh suka cita dan di desa itupulah saat pemilu kada 2015 lalu menorehkan kemenangan.

 Kecamatan Langgudu sebanyak 29 ribu jiwa, dan jumlah pemilih 21.371 mendiami wilayah dengan luas 322,94 km2 terbagi dalam 18 desa.

Pemerintahan IDP-DAHLAN dengan visi Bima Ramahnya paham benar bahwa perhatian masyarakat bima tentang pentingnya pendidikan baik sebagai status sosial maupun sebagai sarana peningkatan karir cukup tinggi.  Oleh karenanya Pemrinahan IDP DAHLAN terus menggenjot sarana pendidikan di wilayah ini, dan hal ini bisa dilihat dari makin meratanya kesempatan pendidikan tidak saja di daerah yang mudah, bahkan di lokasi yang terpencil pun anak anak usia sekolah sudah mengecap pendidikan. Selain itu yang melanjutkan sampai perguruan tinggi makin meningkat tiap tahun, meski harus melanjutkan ke luar daerah dikarenakan tidak semua bidang pendidikan bisa di cover oleh perguruan tinggi yang ada di bima. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah melalui bidang pendidikan yang berguna meningkatkan sumber daya manusia, dimana guru memiliki peranan yang sangat penting. Perbandingan jumlah murid terhadap guru hampir seimbang untuk tiap tingkatannya.

 Taman Kanak-kanak 37,  Sekolah Dasar 35,  SMP 20,  SMA 4,  MI 6, MTS 4, MA 2, SMK 3.  Jumlah guru ASN  121, Guru Honorer K2 591, Guru Tetat 498  Guru Tidak Tetap 813

menyebrang ke Sarae Ruma Langgudu/ by weki dai IDP

Disamping itu Pemerintahan IDP-DAHLAN sangat  memperhatikan pendidikan bagi anak-ana cacat/ disabilitas dan itu dibuktikan dengan keberadaan sekolah SLB  dan menempatkan  2 orang guru ASN,  16 orang guru tetap  dan 11 orang guru tidak tetap.

Dibidang kesehtan  Pemerintahan IDP-DAHLAN  membangun Puskesmas Megah di  desa Karumbu serta puskesmas pembantu di 9 desa lainnya, hal itu guna  memberikan suatu kemudahan bagi masyarakat di dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu keberadaan bidan desa di seluruh desa dan beberapa paramedis di sejumlah desa sangat dirasakan membantu di dalam meningkatkan kualitas kesehatan di wilayah Kecamatan Langgudu.

Pertanian masih menjadi sektor yang dominan mata pencaharian di kecamatan Langgudu. hal ini. bahkan bagi mereka yang bekerja di sektor lainnya, pertanian tetap menjadi profesi tetapnya entah sebagai yang pertama ataupun sampingan. Hal ini bisa di pahami karena masih luas dan murahnya harga perolehan tanah selain itu sektor yang masih bisa di masuki tanpa persyaratan yang rumit tentunya pertanian.  

Tanah sawah di Kecamatan Langgudu pada umumnya merupakan tanah irigasi setengah teknis, akan tetapi ada juga yang beririgasi sederhana dan tadah hujan. Dari tanah sawah yang ada di Kecamatan Langgudu, telah mampu memproduksi padi sawah hingga mencapai 21  ton per hektar, sedangkan padi ladang mencapai 15 ton per hektar, sedangkan untuk masing-masing komoditi palawija adalah jagung sebesar 7 ton per hektar, kacang tanah sebesar 1,5 ton, dan kedelai dan sebesar 1,6 ton.

 Dan ada 1. 431 penduduk Langgudu yang bermata  pencaharian Nelayan baik sebagai Penangkap maupun distributornya. Dari hasil perikanan ini masyarakat  Langgudu telah memiliki banyak fasilitas yang telah dibantu oleh Pemerintahan IDP-DAHLAN. Misalnya saja Gudang Mesin Pendingin Ikan di karumbu. Pelabuhan TPI, kapal nelayan, mesin ketinting untuk nelayan ,pukat dan jala.

Untuk memudahkan akses bagi warga masyarakat Langgudu, pemerintahan IDP-DAHLAN telan  membangun Sarana Infrastruktur lainnya seperti dibangun peningkatan jalan Nangapria- karampi-sido. Peningkatan jalan so sere- tamandaka- hingga Pusu. SPAM perpipaan desa karampi. Penigkatan jalan lingkar selatan langgudu.

Wujud kepedulian pemerintah IDP-DAHLAN terlihat dari telah banyaknya akses  pendukung roda perekonomian yang ada di Kecamatan Langgudu antara lain 1 buah pasar umum, 13 BUUD/KUD/Koperasi, 225 buah kios/warung, 10 buah toko, 1 buah Pegadaian dan 1 bank.

Dan angka Data Daya Beli masyarakat Langgudu setiap tahunnya menunjukan penigkatan yang signifikan, seperti terlihat dari Dari tahun ketahun jumlah kendaraan bermotor di kecamatan langgudu terus meningkat. hal ini bisa jadi disebabkan karena kesejahteraan masyarakat meningkat, atau bisa jadi karena kendaraan bermotor sudah meningkat level kebutuhannya menjadi bagian kebutuhan primer.

Jika dilihat dari data yang ada Jumlah kendaraan bermotor di Kecamatan Langgudu didominasi oleh sepeda motor. Yang berjumlah mencapai 1.650 unit. Sementara itu kendaraan bermotor yang lain yang ada di Kecamatan Langgudu adalah truk, pick up, dan mobil keluarga. Sebagai penunjang transportasi, sarana jalan yang ada di Kecamatan Langgudu sebagian besar merupakan jalan aspal. Panjang jalan aspal di Kecamatan Langgudu mencapai 52,65 km. Sementara jalan yang lain seperti jalan tanah dan jalan diperkeras, masingmasing mempunyai panjang 68,9 km dan 33,1 km. Selain itu sarana perhubungan di Kecamatan Langgudu yaitu terdapat 16 jembatan.

foto Bhimo

Tidak itu saja Pemerintahan IDP-DAHLAN terus  berupaya  mengeluarkan masyarakat Bima dari Kemiskinan itu ditandai dengan dilaksanakannya 13 program yang sudah mulai berjalan sejak 2019 lalu yakni; program pengembangan Bumdes, Pembangunan Jamban Keluarga, Pengembangan rumah layak huni, pembemtukan kelompok usaha bersama, pelaksanaan kegiatan kawasan rumah pangan lestari, pengelolaan sampah dan bank sampah, cakupan pelayanan air bersih, pengembangan desa wisata, pengembangan pertanian konservasi, sambungan listrik murah dan hemat, desa berdaya, motorisasi nelayan dan budidaya udang petani, ketahanan keluarga berbasis pendidikan dan revitalisasi posyandu. Ke 13 program ini sudah mulai dilaksanakan  dikecamatan Langgudu sejak 2019.

 Untuk mewujudkan Visi Bima Ramah yang religious, IDP-DAHLAN  membagun dan merehab  43 masjid dan 40 Mushola di 18 desa di kecamatan Langgudu.( 045 )