Ketua DPRD Putera Yandi Teken MoU Dengan Warga Tolowata

Bima, Harianamanat,- Puluhan masyarakat desa  Tolowata mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Bima, mereka meminta agar anggaran untuk pembuatan Dam Tolomango desa Tolowata dusun Tengge Satu tidak dihapus dari pembahasan oleh Banggar DPRD Bima. karena Pembangunan Damm tersebut sangat dibutuhkan masyaraat Tolowata dan sekitarnya.

“tahun 2018 kami datang kesini, meminta agar anggota DPRD Dapil Wera Ambalawi memasukan Damm Tolowata sebagai usulan reses mereka, dan mereka sudah setujui untuk masuk di APBD 2019, tetapi dengan alasan Covid-19 anggaran itu dihapus, kami tidak mau tau covid kami minta  Damm itu harus ada tahun 2020 ini,” ujar Arif Rahman warga Tolowata Rt 11 kepada harianamanat.com.

Pada  tahun 2018 lalu, puluhan warga tolowata pernah datang ke DPRD, dan saat itu  H.Mustakim anggota DPRD asal Wera – Ambalawi dan Edi Mukhlis menjanjikan akan membangun Damm tersebut, tetapi janji tersebut tidak ditepati. Bahkan anggarannya di pangkas dengan alasan Covid, sementara Aspal Jalan di Langgudu bisa dilaksanakan walaupun ada covid-19.

 “ kami kesini meminta realisasi janji mereka, jadi tidak perlu salahkan Pemerintah, tetapi selesaikan janjinya pada kami, kenapa di daerah lain bisa ada proyek, sementara desa kami yang kekeringan  anggarannya dipangkas,” ujar sumarni korlap Perempuan.

Dari hasil pantauan harianamanat.com, hingga pukul 14.25 pertemuan  Ketua DPRD Kabupaten Bima dengan wakil masyarakat Tolowata yang dipimpin Kades Tolowata, belum menemukan kesepakatan, karena menunggu wakil Pemerintah dari Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian.

 Tepat pukul 15.00 utusan Pemerintah dari Kedua Dinas terkait hadir. Pertemuan sempat memanas karena pihak dinas tidak bisa menjanjikan anggaran senilai Rp 700 jt untuk pembangunan Damm tersebut masuk dalam APBD-P 2020. Wakil Masyarakat Tolowata memukul meja pertemuan dan meminta pertemuan dibubakan. Tetapi Ketua DPRD Bima Muhammad Putera Ferryandi meminta perwakilan warga untuk tenang.

Pukul 15.10 Ketua DPRD Bima Muhammad Putera Ferryandi, meminta pihak eksekutif agar memasukan anggaran pembangunan Damm tersebut pada  APBD 2021. “ saya janjikan pembangunan Damm tersebut akan dilaksanakan 2021, dan dinaikan anggarannya menjadi Rp. 1 M,” ujar Ketua DPRD Bima ini dan juga siap menanda tangani MoU kesepakatan pembangunan Damm Tolowata dusun Tengge Satu.( CR-Han )